Pinjaman Koperasi dan UKM Rp 302 Miliar Disetujui

JAKARTA : Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Negara Koperasi dan UKM telah Menyetujui usulan pinjaman sebesar Rp 302 Miliar bagi pembiayaan koperasi dan usaha mikro, kecil menengah (KUMKM).

Usulan yang telah disetujui komite pinjaman semilai Rp. 302,820 miliar

  1. 18 koperasi primer bermitra dengan dua koperasi sekunder Rp. 1,535 miliar
  2. 17 koperasi primer bermitra dengan dua koperasi sekunder Rp. 8,250 miliar
  3. 1.423 UMK-PPU bermitra dengan 11 perusahan modal ventura Rp. 54,685 miliar
  4. 1.413 Koperasi bermitra dengan dua bank umum nasional Rp. 168,350 miliar
  5. 720 Koperasi bermitra dengan sembilan bank pembangunan daerah Rp. 76 miliar

Fadjar Sofyar, Direktur Utama LPDB-KUMKM, menjelaskan pembiayaan tersebut diantaranya disalurkan melalui 2.168 koperasi primer yang bermitra dengan koperasi sekunder, perusahaan modal ventura, perbankan nasional dan bank pembangunan daerah (BPD).

“Komite Pinjaman telah menyetujui realisasi pembiayaan. Proses berikutnya adalah mengeluarkan surat pemberitahuan persetujuan prinsip (SP3). Setelah itu penandatanganan akad, lalu pencairan”, ujar Fadjar Sofyar.

Dia belum memastikan jadwal pencairan pembiayaan tersebut, tetapi hingga September tahun ini, alokasi LPDB mencapai Rp 442,893 miliar. Adapun total pembiayaan di lembaga itu pada tahun ini Rp 883 miliar.

Total pembiayaan sebesar Rp 442,893 miliar bersumber dari pembiayaan yang telah disetujui komite pinjaman senilai Rp 302 miliar, serta pembiayaan lain sebesar Rp 140 miliar yang telah diterima end user melalui 938 koperasi.

Menurut Fadjar, berdasarkan permintaan Menteri Negara Koperasi dan UKM, LPDB terus mencari mitra koperasi di berbagai daerah sebagai sarana penyalur dana yang dikelola lembaganya.

Perluasan pembiayaan itu sejak Agustus tahun ini diarahkan ke wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, NTB, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Sumatera Selatan dan Lampung. Daerah lain berikutnya yang juga diincar adalah Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Riau, Palu, Kalimantan Barat dan Maluku.

“Saat ini seluruh staf kami melakukan kunjungan intensif ke sejumlah daerah. Banyak koperasi yang telah mengajukan proposal pinjaman, akan tetapi tim kami harus melakukan pendataan serta analisis”.

Sumber : Bisnis Indonesia, 7 Oktober 2009

Berita Lainnya

JAKARTA: Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menyetujui pencairan kredit…
JAKARTA: Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) diminta tidak ragu…
PENGUMUMAN Nomor: KP.02.00/025/Pum/Dir.3/XI/2020 TENTANG HASIL TES POTENSI AKADEMIK DAN…

Blog

BISNIS.COM, JAKARTA--Kementerian Koperasi dan UKM  tetapkan 460 koperasi dari…
BISNIS.COM, JAKARTA--Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) mengingatkan koperasi--sebagai mitra…
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM)…

Pengumuman

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 – Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 – Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

© Copyright 2020  – All Rights Reserved