Bunga Pinjaman Dana Bergulir hanya 6 Persen Setahun

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Tingginya angka perekonomian di Sumsel ternyata salah satunya disumbang oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UKMK). Untuk itu Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Sumsel mengadakan Program Sosialisasi Rencana Bisnis Dana Bergulir 2013.
Demikian  disampaikan Abdul Shobur, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Sumsel saat membuka Sosialisasi Dana Bergulir LPDB KUMKM di Ballroom Novotel, Selasa (28/5).

“Gubernur  sangat menyambut baik kegiatan ini guna memberikan informasi tentang Dana Bergulir dari Lembaga Pencairan Dana Bergulir (LPDB) KUMKM yang bisa digunakan untuk pengembangan usaha,” ujarnya seraya menambahkan bahwa sosialisasi dari LPDB KUMKM ini langsung disampaikan kepada para pelaku UKMK Sumsel, dimana mereka akan memberikan bantuan dana bergulir kepada koperasi dan UKM di Sumsel untuk memperkuat usaha.

Menurut Abdul Shobur,  Gubernur Sumsel sangat menyambut baik kegiatan ini, karena banyak pelaku koperasi dan UKMK di Sumsel yang belum mengetahui tentang dana bergulir dari LPDB KUMKM tersebut.

Selain sosialisasi, pihaknya pun mengharapkan LPDB KUMKM segera mungkin membuka cabang di Sumsel agar informasi dan komunikasi antara penyedia modal dan pelaku UKMK di Sumsel lebih mudah.

Peran Dinas Koperasi dan UKM sendiri, lanjut Abdul Shobur, adalah menyeimbangkan peningkatan kualitas Koperasi dan UKMK di Sumsel, salah satunya dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan pelatihan.

Sementara itu Ir Kemas Danial, MM, Direktur Utama LPDB Nasional mengatakan, dana bergulir ini bukanlah dana hibah namun statusnya subsidi dari para pelaku UKM dan Koperasi.

“Tujuan dari peningkatan UKMK sendiri yaitu mengentaskan pengangguran, untuk mengurangi kemiskinan serta dapat menumbuhkan perekonomian di Indonesia,” jelasnya sembari menyebutkan tahun lalu alokasi dana bergulir UKMK Sumsel masih rendah, yaitu sekitar Rp 100 miliar. Dia harap, dengan kehadirannya yang kedua ini, jumlah alokasi dana bergulir mampu mencapai Rp 300 miliar. Alasannya program ini selaras dengan kemajuan Sumsel di sektor perekonomian.

Kemas Daniel menambahkan, apabila anggaran tersebut sudah habis sebelum akhir bulan, maka mereka akan menambah jumlah anggarannya lagi lebih besar. Karena  APBN-P dari Kementrian Koperasi dan UKM menyiapkan dana sekitar Rp 2,7 triliun.

Untuk bunga pinjaman sendiri sekitar 9 persen per tahun, dan menurun menjadi 6 persen. Maka jika dihitung, para pelaku UKMK cukup membayar 0,5 persen bunga per bulannya. Sedangkan bunga di sektor real, hanya dikenakan sebesar 3 persen, dengan bunga 0,25 persen per bulannya.

Dana yang digunakan untuk simpan pinjam bisa selama 3 – 5 tahun, apabila sektor real (investasi) bisa mencapai 5-10 tahun. Namun dana bergulir ini hanya diperuntukkan bagi usaha produktif.

“Usaha tersebut selain produktif namun juga bisa menciptakan lapangan kerja, sehingga sejalan dengan tujuan awal kita untuk mengentaskan angka pengangguran,” jelasnya.

Dia menyebutkan, yang menarik dari pencairan dana bergulir ini, para pelaku UKMK tidak harus mempunyai koperasi dulu agar bisa meminjam dana tersebut. Syaratnya pun sangat mudah. Untuk koperasi harus sudah berdiri minimal 1 tahun lamanya, ada badan hukum, sudah ada usaha, tidak boleh sedang rugi, harus punya sisa hasil usaha. Dana tersebut akan diberikan mulai kisaran Rp 100 juta hingga Rp 5 miliar.

“Hingga saat ini sudah ada 13 ribu koperasi yang mengantre untuk pencairan dana bergulir ini, tapi khusus untuk Palembang akan kita diprioritaskan,” tuturnya.

Penulis : Tarso
Editor : Hendra Kusuma

http://palembang.tribunnews.com/2013/05/28/bunga-pinjaman-dana-bergulir-hanya-6-persen-setahun

Blog Lainnya

MedanBisnis--Jakarta. Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)-KUMKM menggandeng Koperasi Pengangkutan…
INILAH.COM, Bandung - Pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah…
Tanjungpandan-Sosialisasi dana bergulir oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi…

Kabar LPDB

PENGUMUMANNomor: KP.02.00/1196/Pum/Dir.1/V/2021TENTANGHASIL TES KESEHATAN DAN PENAWARAN KERJAREKRUTMEN PEGAWAI LPDB-KUMKM…
Jakarta – Dalam rangka mendukung pemerintah dalam mengatasi dan…
Jakarta - Koperasi dan UMKM mengalami turbulensi di masa…

Pengumuman

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 – Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 – Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

© Copyright 2020  – All Rights Reserved