Apresiasi NTT Miliki Jumlah Koperasi Terbanyak di Indonesia

Kementerian Koperasi dan UKM memperluas dan meluncurkan layanan untuk memperoleh Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga mengatakan, pentingnya distribusi kewenangan dalam membina pelaku koperasi dan usaha mikro kecil menengah. Contohnya, kutip Puspayoga, usaha mikro yang berjumlah 57 juta harus menjadi tugas bupati/walikota untuk membinanya. Sedangkan pelaku usaha kecil menjadi tugas bagi gubernur untuk membinanya.

“Saya ingin dalam lima tahun ke depan bisa terbangun sinergisitas, antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan pemerintah daerah. Sebab tanpa sinergi tidak akan ada program yang bisa dilaksanakan dengan baik. Untuk kelas menengah itu menjadi tugas Menteri plus kebijakan dan regulasi. Untuk kepentingan itu, Kemenkop dan UKM mengucurkan dana dekonsentrasi sebesar Rp 100 miliar ke daerah-daerah. Dana itu sebagian di antaranya dialirkan ke NTT sebagai provinsi koperasi,” ungkap Puspayoga dalam rilis yang diterima INDOPOS, pada Senin (27/4).

Pada kesempatan itu, diluncurkan layanan IUMK di NTT. Menurut Puspayoga, IUMK menjadi cerminan pembagian wewenang yang paling ideal dimana izin usaha mikro kecil diserahkan ke lurah atau camat sesuai dengan lingkup usaha dari pelaku usaha mikro dan kecil. IUMK merupakan izin usaha mikro kecil yang diberikan oleh lurah atau camat secara gratis serta dapat ditukarkan ke perbankan (BRI) dengan sebuah kartu yang dapat digunakan sebagai alat/persyaratan untuk mengakses modal. Pada kesempatan yang sama juga diserahkan bantuan kepada koperasi yang ditetapkan sebagai penyalur pupuk bersubsidi yakni Koperasi Pertanian Gema Palagum dan Pusat Koperasi Unit Desa NTT.

Akte pendirian gratis juga diserahkan kepada KSP Harapan Kasih Oebufu, KSP Sahabatku, dan KSP Santo Petrus Rosul. Sementara sertifikat hak cipta bagi pelaku UKM diserahkan kepada Welmince Lulu Ratu untuk tenun ikat sabu corak bunga ros dan Nofer Linda Kani untuk tenun ikat sabu corak bunga matahari. “Saya tidak menyangka sekaligus bangga ada koperasi di Kupang, yang asetnya mencapai miliaran rupiah dan anggotanya hingga 26 ribu orang. Saya menilai koperasi itu merupakan salah satu koperasi yang sangat potensial dikembangkan menjadi salah satu koperasi besar. Karena kontribusinya yang juga besar dalam menyejahterakan masyarakat di wilayah itu. Saya kira ada banyak koperasi lain yang potensinya sama besar dengan koperasi ini. Ini cermin bahwa kalau kita mau belajar soal koperasi belajarlah pada Kupang,” pujinya.

Menkop dan UKM mendorong koperasi-koperasi berprestasi di daerah termasuk di NTT untuk mengakses dana bergulir agar bisa meningkatkan skala usahanya menjadi semakin besar. Selain dana bergulir melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM yang tingkat suku bunganya hanya 5 persen pertahun, Menteri juga menyarankan koperasi mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Kalau dana bergulir sudah saya turunkan bunganya dari 6 persen menjadi 5 persen, tapi bisa juga melalui KUR yang kami harapkan bisa segera efektif. Saya pun kaget. NTT sebagai provinsi koperasi yang memiliki banyak koperasi sehat dan berprestasi. Kondisi itulah yang menjadi salah satu pertimbangan NTT menjadi tuan rumah hari koperasi nasional 2015 pada 12 Juli mendatang,” pungkasnya. (ers)

http://www.indopos.co.id/2015/04/apresiasi-ntt-miliki-jumlah-koperasi-terbanyak-di-indonesia.html

Berita Lainnya

Sukoharjo - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro,…
PENGUMUMAN Nomor: KP.02.00/022/Pum/Dir.3/X/2020 Tentang REKRUTMEN CALON KEPALA DIVISI  LPDB-KUMKM…
Samarinda - Kejaksaan Agung Republik Indonesia siap mengawal penyaluran…

Blog

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM)…
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Tingginya angka perekonomian di Sumsel ternyata salah satunya…
REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan…

Pengumuman

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 – Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 – Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

© Copyright 2020  – All Rights Reserved