Percepat Pemulihan Negeri, LPDB-KUMKM Kembali Gelar Vaksinasi Massal di Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) kembali melaksanakan kegiatan vaksinasi massal di Kantor LPDB-KUMKM, Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membantu percepatan pemulihan negeri baik dari sektor kesehatan maupun sektor ekonomi.

Sebab, saat ini kunci keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 adalah dengan percepatan program vaksinasi kepada masyarakat guna menciptakan imunitas kekebalan kelompok atau herd immunity, dan juga protokol kesehatan yang dilaksanakan dengan ketat dan berkesinambungan.

Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo mengatakan, selaku Satuan Kerja (satker) Kementerian Koperasi dan UKM, kehadiran LPDB-KUMKM sangat dibutuhkan bagi insan koperasi dan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Akses permodalan atau pembiayaan menjadi hal yang sangat krusial bagi koperasi maupun UMKM dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 belum usai, tetapi kami harus terus hadir melayani koperasi di seluruh Indonesia, memberikan layanan akses permodalan atau pembiayaan, dan juga tentunya pendampingan. Dengan itulah kami berkolaborasi dengan para mitra untuk melakukan vaksinasi massal di berbagai daerah,” ujar Supomo di Jakarta, Rabu (1/10/2021).

Adapun, kolaborasi yang telah dilakukan oleh LPDB-KUMKM bersama dengan mitra koperasi, pemerintah daerah, TNI, dan Polri sudah terlaksana di beberapa daerah, dan mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat.

“Kami sudah lakukan vaksinasi massal bersama KPBS Pangalengan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan Koperasi Makmur Mandiri di Purbalingga, Jawa Tengah, kemudian dengan BMT Beringharjo di Kulon Progo, D.I Yogyakarta,” tambahnya.

Selain itu, kolaborasi vaksinasi massal selanjutnya akan dilaksanakan bersama dengan BMT Itqan di wilayah Garut, Jawa Barat, pada 11 September 2021 mendatang.

Sedangkan untuk, vaksinasi 1 September 2021 hari ini merupakan vaksinasi tahap dua dengan jumlah peserta sebanyak 220 peserta dengan jenis vaksin Sinovac.

Jumlah peserta vaksinasi tersebut terdiri dari pegawai Kementerian Koperasi dan UKM, keluarga besar LPDB-KUMKM, serta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Kegiatan vaksinasi ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, dan Puskesmas Kecamatan Pancoran.

Adapun jumlah tenaga kesehatan yang terlibat berjumlah 15 orang dari klinik LPDB-KUMKM, Rumah Sakit (RS) Ciputra, RS Pusat Pertamina, Labkesda Kota Sungai Penuh, Klinik Fakhira, dan Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

“Semakin banyak masyarakat yang divaksin, maka herd immunity cepat tercapai, dampaknya dunia usaha kembali bangkit, daya beli masyarakat meningkat, koperasi dan UMKM juga bertumbuh, dengan itu tentu ekonomi kita pulih kembali,” papar Supomo.

Sementara itu, Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Jaenal Aripin mengatakan, sebagai bagian dari pemerintah, LPDB-KUMKM harus hadir melayani masyarakat, termasuk dalam kegiatan vaksinasi massal.

“Kami ini kepanjangan tangan dari pemerintah, tentunya harus hadir melayani masyarakat, disamping fokus utamanya pada pembiayaan koperasi, dengan itu kami juga gencar laksanakan kegiatan vaksinasi massal,” ungkap Jaenal.

Tak hanya vaksinasi massal, LPDB-KUMKM sebagai lembaga pelayanan publik yang melayani masyarakat secara intensif juga terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat, pembatasan jumlah karyawan masuk kantor atau WFO.

Kemudian, swab test antigen secara rutin, dan pembagian perlengkapan prokes seperti masker, vitamin, madu, dan hand sanitizer secara rutin kepada seluruh pegawai LPDB-KUMKM.

“Berbagai upaya kami tempuh, untuk pemulihan ekonomi nasional berjalan dengan cepat, tak hanya sektor kesehatan, sektor ekonomi juga sangat penting untuk segera pulih kembali normal,” tambah Jaenal.

Percepat Penyaluran Dana Bergulir

Kemudian, dari sisi kinerja penyaluran, LPDB-KUMKM juga melakukan adaptasi dan transformasi strategi dalam penyaluran dana bergulir.

Harapannya, dengan strategi yang dilakukan ini akan semakin banyak koperasi yang mudah mengakses pembiayaan atau permodalan dari LPDB-KUMKM, dan berdampak pada permodalan pelaku UMKM.

Adapun lima strategi yang dijalankan LPDB-KUMKM guna mendukung percepatan penyaluran untuk pemulihan dan pertumbuhan ekonomi mulai dari perluasan penyaluran melalui komunitas, melakukan fleksibilitas layanan dengan memberikan tarif murah, pemberian grace period.

Selain itu, fokus kepada koperasi sektor riil dibidang pertanian, perikanan, dan peternakan.

“Melakukan pengembangan skema venture approach untuk mendorong koperasi dibidang pangan atau berbasis ekspor. Optimalisasi peran koperasi besar untuk memberikan multiplayer effect,” pungkas Supomo.

Jakarta, 1 September 2021
Humas LPDB-KUMKM
www.lpdb.id

Berita Lainnya

Kementerian Negara Koperasi dan UKM merupakan satu instansi yang…
Sukabumi - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro,…
Jakarta - Di samping fokus memberikan pendampingan kepada koperasi…

Blog

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Agus Martowardojo berjanji mengucurkan…
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM)…
REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan…

Pengumuman

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 – Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 – Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

© Copyright 2020  – All Rights Reserved